Contoh Strategi Pemasaran Produk

Contoh Strategi Pemasaran Produk Yang Harus Dicoba

Strategi pemasaran adalah sebuah tujuan dan sasaran pemasaran perusahaan yang digabungkan menjadi satu rencana komprehensif. Para pemasar bisa menarik strategi pemasaran agar sukses dari riset pasar serta fokus pada perbaikan produk agar mendapatkan keuntungan maksimal.

Strategi pemasaran produk sendiri adalah sebuah usaha untuk memasarkan atau mengenalkan sebuah produk kepada masyarakat luas. Bukan hanya mengenalnya saja tetapi masyarakat bisa tertarik membeli hingga tercipta loyalitas konsumen.

Penjualan tanpa menggunakan rencana dan taktik yang matang tidak akan mengalami peningkatan yang signifikan. Oleh karena itu pentingnya menggunakan strategi pemasaran sebagai usaha untuk mencapai tujuan. Pemasaran juga disebut sebagai penghubung antara produsen dan konsumen. 

Tujuan strategi pemasaran secara garis besar adalah untuk membantu mencapai target perusahaan dalam jangka waktu panjang maupun pendek. Juga sebagai penataan jalannya bisnis agar terstruktur sehingga bisnis berjalan secara optimal.

Berikut kami berikan 3 contoh strategi pemasaran produk yaitu produk online, makanan, dan kecantikan.

Baca juga:  Mengenal pemasaran; Pengertian, Tujuan dan Manfaatnya Secara Lengkap

Contoh Strategi Pemasaran Produk Makanan

Contoh Strategi Pemasaran Produk Makanan

Bisnis makanan akan selalu ada sampai kapanpun karena makanan termasuk salah satu kebutuhan pokok manusia. Berbagai makanan mulai dari yang berat dan mudah basi seperti nasi, bakso, ayam geprek hingga makanan ringan seperti snack. 

Jika Anda sekarang memiliki bisnis makanan. Maka, Anda harus menerapkan strategi pemasaran agar bisnis semakin lancar. Anda harus mengetahui target pasar Anda serta apa yang di inginkan konsumen Anda. 

Berikut tips lengkap strategi pemasaran produk makanan:

1. Tampilan Kemasan

Siapa disini yang membeli makanan karena kemasannya yang menarik? Kemasan yang menarik sangat berperan penting untuk menarik pelanggan. Banyak makanan yang rasanya enak tapi kemasannya kurang menarik sehingga orang jarang tertarik membeli. 

Jika Anda sudah memiliki bisnis makanan, segera lah perbaiki kemasan produk Anda. Buatlah kemasan yang sesuai dengan target pasar. 

Sebagai contoh target pasar Anda adalah anak-anak, maka Anda dapat membuat kemasan dengan karakter lucu atau gambar kartun, warna cerah sesuai selera anak-anak. Sehingga anak-anak merasa tertarik dan relevan dengan produk Anda. 

Baca juga:  Mengenal Lebih Dekat Pengertian Manajemen Pemasaran dan Tujuanya

2. Membuat Website 

Website sangat berperan penting untuk strategi pemasaran. Anggap saja website itu rumah usaha Anda dan media sosial lain adalah stand untuk mempromosikan produk Anda. 

Sekitar 88% pengguna internet sudah terbiasa menggunakan mesin pencari. Konsumen akan menganggap bisnis Anda profesional. Jika konsumen menemukan website produk Anda berada di mesin pencari. 

Sangat disayangkan jika produk Anda sudah sangat terkenal. Tapi saat mencari informasi seputar produk Anda di internet malah tidak ada, atau ketika konsumen bertanya apa nama website resmi Anda, namun Anda menjawab tidak ada. 

3. Promosi Di Media Sosial

Promosi di berbagai media sosial adalah solusi yang tepat jika Anda tidak memiliki tempat untuk berjualan. Selain itu promosi di media sosial bisa sangat menghemat pembiayaan. 

Baca juga:  Promosi Gratis dan Promosi Berbayar, Mana yang Paling Menguntungkan?

Promosi di media sosial ini cocok jika produk makanan Anda tidak cepat basi. Bukan berarti produk yang mudah basi seperti bakso, soto, sate, dll ini tidak cocok di promosikan secara online. Hanya saja untuk proses pendistribusiannya terbatas. Kecuali jika Anda memiliki bisnis makanan dengan banyak cabang.

4. Iklan berbayar dengan influencer

Cara ini pasti sudah banyak dikenali oleh para pengusaha. Sudah banyak produk makanan atau yang lain menggunakan jasa selebgram. Selebgram sendiri adalah seseorang yang terkenal di Instagram dan memiliki banyak pengikut.

Sebagai contoh, pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Mereka terkenal banyak menerima job promosi produk karena sangat berpengaruh di media sosial. Pengikutnya saja sudah jutaan di Instagram. 

Memang harus mengeluarkan dana yang banyak, tapi hal itu akan terbayarkan dengan impact para selebgram. Ada sebagian pengusaha yang bercerita bahwa penjualannya mampu meningkat 100% sejak menggunakan jasa selebgram.

Baca juga:  Teknik dan Strategi Pemasaran Untuk Segala Bidang Bisnis

Contoh Strategi Pemasaran Produk Baru

Contoh Strategi Pemasaran Produk Baru

Banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk mengenalkan produk Anda kepada masyarakat. Bagi yang memiliki bisnis baru namun gagal dalam melakukan pemasaran. Tak perlu gundah berlama-lama, saatnya bangkit dan fokus memperbaiki kegagalan tersebut. 

Produk baru pasti masih asing di hadapan masyarakat. Oleh karena itu, berikut contoh strategi pemasaran produk baru yang bisa Anda tiru.

1. Menawarkan Produk Gratis

Cara ini banyak dilakukan oleh pengusaha yang baru membuka bisnis. Biasanya mereka lakukan saat softopening. Misalnya dalam bisnis makanan, mereka menawarkan porsi gratis bagi yang 100 orang yang datang pertama.

Jika produk baru Anda adalah kecantikan, Anda bisa memberikan testi gratis atau promo gila-gilaan.

2. Mendekati Pelanggan

Maksudnya mendekati ialah Anda harus menawarkan produk secara baik, menampilkan citra yang baik, keramahan serta antusiasme dalam menjelaskan produk Anda. Pelanggan setia adalah aset berharga bagi perusahaan. Jika Anda memberi kesan baik pada saat pertama kali berjumpa, pelanggan tak segan akan datang kembali.

3. Menggunakan Media Sosial

Di jaman serba modern, akan sangat rugi jika melewati pemasaran lewat media sosial. Hampir semua orang yang terhubung dengan internet menggunakan media sosial. Nah, ini akan menjadi kesempatan emas bagi Anda untuk melakukan promosi secara gratis.

Contoh Strategi Pemasaran Produk Online

Contoh Strategi Pemasaran Produk Online

 Pada era serba digital ini, semua metode kini canggih dan serba online. Mulai dari pemesanan makanan, tiket wisata, baju baik luar kota hingga luar negeri. Sebagai pengusaha, Anda harus juga menerapkan strategi pemasaran produk secara online untuk mendapatkan penghasilan yang luar biasa.

Berikut beberapa contoh strategi pemasaran online:

1. Content Marketing

Content marketing adalah strategi dari pelaku usaha dengan memberikan konten yang berisi informasi atau segala hal tentang bisnis Anda. 

Informasi bisa berupa kemasan produk, bahan utama produk, cara memesan produk hingga testi dari para konsumen sebelumnya. 

Konten tersebut bisa Anda unggah melalui media sosial seperti facebook, tik tok, Instagram, youtube, dll.

2. Visual Marketing

Strategi yang kedua ialah melalui visual. Visual marketing adalah bagian dari konten marketing tapi lebih memfokuskan pada media visual seperti video dan foto.

Dalam strategi visual marketing dikembangkan lebih dalam karena satu gambar bisa mencakup seluruh keadaan dari berbagai sudut pandang.

Karena konten yang berisi teks kurang menarik. Maka, media visual dirasa lebih efektif apalagi media audiovisual. Pembuatan visual marketing memang lebih menguras tenaga dibandingkan content marketing karena membutuhkan seorang yang ahli di bidangnya seperti desainer grafis, editor video dan desain komunikasi visual. 

3. Continous Marketing

 Continous sendiri memiliki arti berkesinambungan atau terus menerus. Maksudnya ialah pemasaran dilakukan secara terus menerus di media sosial. Bagi Anda yang akan menggunakan strategi ini, sebaiknya Anda sudah memiliki bekal data yang valid beserta hasil analisa target pasar.

Baca juga:  Apa Itu Bisnis Daring dan Pemasaran? Ini Penjelasannya!

Contoh Strategi Pemasaran Produk Pakaian

Contoh Contoh Strategi Pemasaran Pakaian

 Sama halnya makanan, pakaian adalah bisnis yang tidak akan pernah berhenti karena pakaian juga kebutuhan pokok manusia. Semakin bertambahnya pesaing, para pengusaha di bidang pakaian pun berlomba-lomba tetap berada di depan para pesaingnya. 

Berikut contoh strategi pemasaran produk pakaian yang dapat Anda ikuti jika juga memiliki bisnis yang sama.

1. Buatlah Website

Sepertinya membuat website untuk promosi bisnis memang sangat penting. Setiap membahas strategi pemasaran tidak pernah luput dari membuat website. Seperti yang sudah kita bahas tadi pada strategi pemasaran makanan bahwa website adalah rumah bisnis Anda. 

Dikatakan sangat penting karena rata-rata pengguna internet akan mencari informasi di mesin pencari. 

2. Gunakan Jasa Influencer

Beberapa kampanye media sosial memang tak lepas dari influencer. Influencer adalah seseorang yang memiliki pengaruh kepada pengikutnya. Loh apa bedanya selebgram dan influencer? Selebgram sudah termasuk influencer tapi lingkupnya hanya di Instagram.

3. Manfaatkan Teknologi

Jam kerja tidak memungkinkan untuk tetap stay 24 jam. Saat ini teknologi semakin canggih, dan ada teknologi kecerdasan buatan. Untuk mengatasi pertanyaan konsumen yang tidak bisa ditebak waktunya, Anda bisa menggunakan chatbots. Chabot bisa bertindak layaknya layanan 24 jam.

Hal ini tentu sangat berguna untuk menghemat pembiayaan.

Nah, itu dia contoh-contoh pemasaran produk yang bisa Anda coba. Manfaatkan kecanggihan teknologi dan buatlah bisnis ada memiliki ciri khas yang unik!

Baca juga:  Apa itu Pemasaran Langsung? Berikut Manfaat dan Contohnya

Contoh Strategi Pemasaran Produk Kecantikan

Contoh Strategi Pemasaran Produk Kecantikan

1. Membuat Video Tutorial

Mungkin sudah sering lewat di beranda Anda sebuah video tutorial, khususnya tutorial dalam kecantikan. Strategi pemasaran ini terbukti sangat efektif. Selain ingin memberi informasi tentang cara pemakaian, Anda bisa membuat tutorial make up menggunakan produk kecantikan Anda.

Secara tidak langsung Anda mengedukasi calon konsumen tentang cara pemakaian atau padu padan dengan produk lain. 

2. Berikan Promo

Tak dapat dipungkiri, produk dengan kata promo yang paling menarik konsumen untuk berkunjung. Buatlah event promo secara berkala pada produk Anda. Misalnya saat awal bulan dimana banyak orang sudah gajian atau hari istimewa yang lain.

Tak perlu takut rugi, karena dengan harga murah maka akan lebih banyak menarik pelanggan sehingga keuntungan juga akan lebih banyak.

Baca juga:  Strategi Pemasaran 4P Lengkap dengan Penerapan juga Contohnya

3. Packaging Dengan Ciri Khas

Tips yang terakhir adalah packaging atau kemasan yang memiliki ciri khas. Dengan ciri khas maka akan mudah di ingat konsumen. Misalnya dengan menggunakan warna polos dan hanya sedikit icon, menggunakan kemasan yang ramah lingkungan dan juga bisa menggunakan bentuk kemasan yang berbeda. 

Agar strategi pemasaran produk berjalan lancar, tentu Anda harus mengeluarkan banyak usaha baik tenaga maupun finansial. Pastikan Anda memilih strategi pemasaran yang baik dan tepat agar usaha Anda tidak sia-sia.