contoh polis asuransi jiwa

Contoh Polis Asuransi Jiwa, Coba Pahami Dulu!

Contoh polis asuransi jiwa menjadi salah satu hal yang harus dipahami bagi anda yang ingin merencanakan jaminan sosial menggunakan layanan asuransi. Pasalnya, asuransi menjadi salah satu kebutuhan penting yang harus dipikirkan untuk mencapai ketentraman hidup.

Tujuan asuransi adalah untuk investasi masa depan ketika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Dalam asuransi terdapat polis asuransi dimana fungsinya adalah menjadi bukti perjanjian tertulis yang sah. Bagi yang ingin mengurus silahkan perhatikan contoh polis asuransi jiwa berikut ini.

Contoh Polis Asuransi Jiwa

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai contoh polis asuransi jiwa, apakah Anda tahu bentuk dari polis asuransi? Jika belum baca informasi ini terlebih dahulu.

Jadi untuk bentuk dari polis asuransi ini adalah perjanjian tertulis yang di dalamnya terdapat hak serta kewajiban dari kedua belah pihak baik nasabah maupun perusahaan asuransi.

Baca juga:  6 Manfaat Penting PPH Plus Prudential

1. Polis Asuransi Prudential

Polis Asuransi Prudential
Asuransi Prudential

Untuk contoh polis asuransi jiwa yang pertama adalah Prudential. Berdiri sejak tahun 1995 silam, asuransi Prudential merupakan bagian dari Prudential plc. Ada beberapa produk dan layanan yang disediakan guna melengkapi setiap kebutuhan keuangan dari setiap nasabah di Indonesia.

Selain itu Prudential juga telah mendirikan unit bisnis Syariah pada tahun 2007 silam. Bahkan perusahaan ini sudah dipercaya sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa berbasis syariah di Indonesia sejak pertama kali.

Jadi bisa dikatakan bahwa Prudential mampu menyediakan kebutuhan asuransi syariah dan konvensional untuk sebagian besar masyarakat.

Dalam polis asuransi jiwa yang disediakan oleh perusahaan terdapat perjanjian yang ditandatangani langsung oleh pihak tertanggung dan penanggung.

Dengan adanya hal ini pemegang polis atau tertanggung sudah menyepakati persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pihak penanggung.

2. Contoh Polis Asuransi Allianz

Polis Asuransi Allianz
Asuransi Allianz

Allianz menjadi contoh polis asuransi jiwa yang kedua. Nama panjanganya adalah PT. Asuransi Allianz Life Indonesia yang termasuk bagian dari salah satu perusahaan asuransi besar dari Jerman yakni Allianz Group. Perusahaan ini menyediakan berbagai produk asuransi mulai dari kesehatan, kendaraan, jiwa, dan lain sebagainya.

Baca juga:  Cara Berhenti Asuransi Cigna yang Mudah, Cuma Lewat Email

Dalam isian polis asuransi dari perusahaan ini akan dibagi menjadi 4 bab sekaligus. Pada bab 1 akan dijelaskan mengenai istilah-istilah yang akan dipakai dalam polis asuransi.

Bab II akan dijelaskan mengenai manfaat dari pertanggungan dari perusahaan (ini merupakan tanggungjawab dari Allianz). Seperti biaya perawatan dan cacat tetap.

Sedangkan bab III akan dituliskan mengenai informasi mengenai pengecualian umum dari polis asuransi. Contohnya saja adalah tertanggung berbuat jahat atau bunuh diri. Pada bab IV atau bab terakhir berisikan prosedur-prosedur dari klaim, syarat dan ketentuan, serta pembayaran premi asuransi yang dipilih.

Setelah mengetahui sekilas contoh polis asuransi jiwa dari Allianz, kedua pihak yang terlihat seperti tertanggung dan penanggung akan dibuatkan polis dengan cara diterbitkannya sebuah perjanjian tertulis. Namun penerbitan ini hanya dapat dilakukan apabila kedua belah pihak mencapai kesepakatan.

Baca juga:  Perbedaan Asuransi Syariah dengan Asuransi Konvensional

Apabila tertanggung resmi memiliki polis maka harus bisa menjaganya agar masa berlaku dari polis tetap ada. Caranya dengan rutin membayar tanggungan tepat waktu sesuai dengan kesepakatan sebelumnya.

3. Asuransi Sinarmas

Polis Asuransi Sinarmas
Asuransi Sinarmas

Contoh polis asuransi jiwa yang terakhir adalah Sinarmas. Perusahaan ini berdiri pada tanggal 27 Mei 1985. Dari sisi produk yang dimilikinya Sinarmas mempunyai banyak pilihan untuk melindungi aset, kesehatan, dan nasabah baik secara individu maupun perusahaan.

Dalam polis asuransi yang diterbitkan terdapat pasal-pasal yang mengatur berbagai macam mengenai asuransi jiwa. Dimulai dari manfaat pertanggungan, hal penting yang wajib diketahui pemegang polis, perubahan polis, ketentuan, pengajuan klaim dan lain sebagainya.

Jadi sebagai pemilik harus bisa memahami pasal-pasal dengan baik agar nantinya bisa memahami konsep penggunaan asuransi jiwa menurut peraturan yang berlaku.