Cara Jualan Online Laris

Cara Jualan Online Laris di Shopee, Lazada, Tokopedia, hingga Bukalapak

Sejak kemunculan ecommerce atau toko online, masyarakat menjadi sangat tertarik karena sangat dimudahkan. Jumlah pengguna aplikasi belanja online meningkat secara drastis, terlebih saat pandemi seperti ini. Nah, memilih untuk menjadi penjual disana memberikan keuntungan yang menjanjikan loh, tapi kamu harus tahu cara jualan online laris.

Menjadi penjual di toko secara online dan offline tentu memiliki perbedaan. Di e-commerce, penjual tentu harus melek teknologi karena semua transaksi harus menggunakan smartphone. Selain itu, penjual juga harus menyiapkan strategi yang berbeda berdasarkan jenis ecommerce yang digunakan. Jangan bingung, kamu bisa menggunakan cara-cara berikut ini.

Cara Jualan Online Laris Di Shopee

shopee
Source: shopee.co.id

Shopee dikenal sebagai salah satu toko online yang memiiki banyak pengguna hingga ke mancanegara. Jumlah pelanggan tersebut menyebabkan para penjual memanen keuntungan. Orang-orang pun menjadi termotivasi dan mencoba hal yang sama. Jika kamu juga tertarik untuk menjadi penjual perhatikan cara jualan di Shopee berikut ini.

Baca juga:  Bisnis Reseller yang Paling Menguntungkan di Tahun 2021

1. Menentukan Jenis Barang Yang Akan Dijual

Bagi kamu yang masih pemula, tentu hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan jenis barang yang akan dijual nantinya. Cobalah untuk mencari produk yang banyak dibutuhkan masyarakat, agar jumlah target pasar menjadi luas. Tentukan apakah barang tersebut adalah produksi sendiri atau hanya menjadi reseller orang lain.

2. Membuat Toko Online Sendiri

Setelah mengetahui jenis produk yang akan dijual, selanjutnya buat toko online sendiri dengan nama yang mudah diingat dan mencerminkan produk. Di Shopee kamu bisa membuat toko di aplikasi dengan mengisi data-data penjual hingga toko. Gunakan nama toko yang unik dan mudah diingat sebagai cara jualan online laris.

3. Menuliskan Informasi Produk Secara Lengkap Dan Akurat

Saat akan berjualan, kamu pasti akan mengunggah foto produk. Nah, gunakan foto dengan kualitas yang bagus karena sangat menentukan daya tarik pembeli. Setelah itu, tuliskan informasi produk secara lengkap dan akurat dengan bahasa yang informatif. Informasi dapat berupa merek, spesifikasi, model, ukuran, dan garansi (jika ada).

4. Pasang Harga Yang Kompetitif

Selain kualitas, pembeli tentu sangat jeli pada harga. Di Shopee, persaingan harga cukup kompetitif karena banyak toko yang memasang harga yang murah. Sebagai penjual, harga yang murah mungkin menjadi cara jualan online laris, tetapi tidak memberikan keuntungan yang dinginkan.

Jika produk kamu tak memungkinkan untuk dijual dengan harga murah, cari harga yang ideal. Bandingkan dengan produk lain yang hampir sama dengan produkmu, ambil yang paling relevan. Lalu cek modal hingga biaya lain, apakah harga tersebut sudah memberimu keuntungan yang pas. Jika sudah, maka gunakan harga tersebut.

Baca juga:  Usaha yang Cocok Untuk Anak Muda Dengan Modal Minim

5. Buat Voucher Hingga Gratis Ongkir

Salah satu daya tarik pembeli adalah adanya gratis ongkir maupun voucher diskon. Kamu dapat memberikannya pada hari-hari spesial maupun jika memenuhi jumlah pembelian. Pastikan kamu tetap memperoleh untung meskipun tak sebanyak biasanya, akan tetapi jumlah penjualan kamu juga akan meningkat.

Baca juga:  Situs Penyedia Dropship Terpercaya

Cara Jualan Di Lazada

lazada
Source: lazada.co.id

Sama halnya dengan Shopee, e-commerce Lazada juga merupakan wadah belanja online yang memiliki banyak pelanggan. Pada dasarnya menjual di Shopee maupun Lazada adalah sama, jadi kamu bisa menggunakan cara sebelumnya. Untuk lebih detailnya, kamu bisa menggunakan cara jualan di Lazada seperti berikut ini.

1. Tingkatkan Jumlah Variasi Produk

Pada umumnya calon pembeli akan melakukan riset pada toko tempat ia akan membeli. Nah jika dia menyukai salah satu produk, biasanya akan mencari warna (pakaian) maupun rasa(makanan) lain yang tersedia. Jika toko kamu hanya menyediakan satu jenis saja, jika merasa kurang suka maka calon pembeli akan pergi.

Beda halnya jika terdapat banyak variasi warna maupun rasa, maka mereka akan memilih mana yang lebih menarik diantara semuanya. Hal ini tentu menjadi salah satu cara jualan online laris yang bisa kamu terapkan untuk menarik minat pembeli.

2. Merespon Dengan Cepat

Lazada menyediakan fitur chat yang menghubungkan antara penjual dan pembeli. Fitur ini seringkali digunakan calon pembeli untuk bertanya lebih lanjut terkait deskripsi produk. Usahakan untuk semaksimal mungkin memberikan respon yang cepat, agar pertanyaan mereka akan terjawab. Jika tidak, calon pembeli cenderung akan pergi.

Baca juga:  Bisnis Afiliasi yang Menguntungkan Paling Cuan Tahun 2021

Cara Jualan Di Tokopedia

tokopedia
Source: tokopedia.co.id

Tokopedia tentu sama tidak asingnya dengan kedua e-commerce di atas. Iklan yang muncul di berbagai platform sosial media secara otomatis memberikan informasi kepada orang-orang terkait e-commerce tersebut. Nah, jika ingin meningkatkan pendapatan penjualan, kamu tentunya juga menggunakan cara jualan di Tokopedia seperti berikut ini.

1. Menghias Toko Dengan Fitur “Dekorasi Toko”

Tokopedia memiliki fitur khusus untuk mempercantik tampilan halaman beranda toko. Kamu bisa menggunakan fitur produk unggulan, banner, produk, hingga video. Caranya pun cukup mudah, kamu hanya perlu membuka Halaman Tokopedia Seller lalu memilih menu “Dekorasi Toko”. Fitur ini dapat diakses oleh semua penjual.

2. Kelola Toko Dengan Satu Halaman Tokopedia Seller

Jika toko online kamu sudah jadi dan berjalan, jangan lupa untuk tetap mengelolanya dengan baik. Pada Halaman Tokopedia Seller, kamu bisa mengatur manajemen stok produk, performa harian dari penjualan secara rutin. Dengan demikian, akan lebih mudah memantau perkembangan toko kamu.

Cara jualan online laris seperti ini akan memberikan data yang valid kepada penjual sehingga kekurangan dari dari toko dapat diketahui. Selain itu. kamu juga dapat menentukan strategi bisnis ke depannya. Jika produkmu sedang sepi pembeli, maka kamu dapat melakukan inovasi baru agar tokomu berjaya kembali.

Baca juga:  Cara Membuat Web Afiliasi Pada Wordpress

Cara Jualan Di Bukalapak

bukalapak
Source: bukalapak.com

Setelah tiga e-commerce di atas, kamu juga dapat mendirikan toko di Bukalapak. Bukalapak tidak memungut biaya apapun kepada penjual. Hal ini dilakukan karena maraknya aksi penipuan yang terjadi pada saat berbelanja online. Sehingga Bukalapak menggunakan sistem escrow atau listing. Nah Adapun cara untuk menjual di e-commerce ini yaitu sebagai berikut.

1. Membuka Toko Lebih Awal

Meskipun toko kamu sudah menyediakan berbagai macam produk dengan harga murah, akan tetapi jika belum dibuka, maka belum bisa melakukan penjualan. Cara jualan di Bukalapak yang baik adalah status aktif setiap hari. Status aktif toko yang sudah 1 minggu maupun 2 hari yang lalu, membuat calon pembeli enggan untuk membeli.

2. Hindari No Return, No Cancel, dan No Complain

Di Bukalapak terdapat deskripsi produk 3N (No Return, No Cancel, dan No Complain). Jika terjadi kesalahan selama proses jual beli, maka penjual wajib merespon hal tersebut dengan cepat. Nah biasanya penjual memasang 3N untuk menghindari aduan dari konsumen. Hal itu dapat menyebabkan tokomu dinilai kurang baik bagi calon pembeli.

3. Jangan Mencantumkan Nomor Ponsel

Berbeda dengan toko-toko sebelumnya, pihak Bukalapak melarang penjual untuk mencantumkan nomor ponsel di informasi toko. Hal ini disebabkan untuk menghindari penyalahgunaan kontrak pribadi pada orang yang tidak bertanggung jawab. Cara jualan online laris ini dinilai aman bagi kedua pihak, baik penjual maupun pembeli.

Baca juga:  Sukses F&B : Rincian Modal Usaha Cafe Sederhana