usaha apotek untuk pemula

5 Cara Membangun Usaha Apotek Untuk Pemula

Apotek merupakan salah satu tempat yang menjual berbagai obat, banyak yang belum tahu cara membangun bisnis apotek yang benar. Bagi Anda yang ingin memulai usaha apotek untuk pemula, ada banyak hal yang harus Anda perhatikan.

Selain modal, Anda juga harus memiliki pengetahuan dan strategi yang tepat supaya bisnis apotek Anda bisa berjalan dengan baik nantinya. Sama halnya seperti bisnis lain, bisnis apotek ini bisa jadi menguntungkan dan bisa juga merugikan tergantung bagaimana Anda mengelolanya.

Cara Membangun Usaha Apotek Untuk Pemula

usaha apotek untuk pemula

Nah, pada artikel kali ini kami akan memberikan beberapa tips membangun usaha apotek untuk pemula. Bagi Anda yang ingin membangun sebuah bisnis apotek, silahkan perhatikan beberapa hal berikut ini.

1. Konsultasi Dengan Ahlinya

Langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum membangun bisnis apotek adalah berkonsultasi dengan tim yang sudah berpengalaman. Seperti yang kita tahu bahwa pengalaman adalah guru terbaik yang bisa menciptakan bisnis yang sukses.

Baca juga:  Pengertian dan Contoh Usaha Mikro Yang Bisa Menjadi Inspirasi Bisnis

Anda bisa belajar dari orang-orang yang sudah ahli atau berpengalaman dalam mendirikan apotek sebagai langkah awal membangun bisnis apotek. Setidaknya, ada tiga orang yang bisa Anda ajak diskusi atau konsultasi, yaitu:

  • Mentor Pemilik Apotek. Mereka akan memberikan banyak tips dan saran dalam membangun apotek.
  • Penasihat Hukum. Mereka akan membantu Anda mengurus kelegalan apotek.
  • Sumber Profesional Lain (Akuntan, penasihat keuangan, agen asuransi / broker dan perwakilan waralaba).

2. Lakukan Riset

Langkah berikutnya untuk membangun usaha apotek untuk pemula adalah dengan melakukan riset atau penelitian. Dengan melakukan penelitian, Anda bisa meminimalisir kerugian yang didapat di kemudian hari. Pastikan Anda melakukan penelitian atau riset tentang:

  • Segmen Pasar. Anda harus menentukan segmen pasar dari apotek Anda.
  • Positioning. Menciptakan image apotek seperti apa yang ingin pasien Anda ingat.
  • Proyeksi Finansial. Proyeksikan anggaran yang diperlukan untuk membangun apotek beserta sumber dana yang digunakan.
  • Persyaratan Legal Pendirian Apotek. Pastikan Anda atau penasihat hukum sudah mengetahui dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk mendapat izin apotek.
  • Tentukan Strategi Pemilihan Staf Apotek. Pilih staf apotek berdasarkan strategi yang tepat untuk mengembangkan apotek Anda.
Baca juga:  Tips Memulai Usaha di Masa Pandemi untuk Anda

3. Tentukan Lokasi

Yang tidak kalah penting, Anda harus menentukan lokasi apotek yang tepat. Lokasi apotek ini sangat penting dan berperan besar dalam menentukan sukses tidaknya bisnis apotek Anda. Dalam menentukan lokasi apotek, pertimbangkan beberapa aspek berikut ini:

  • Kepadatan penduduk dan demografi penduduk.
  • Persaingan dengan apotek yang lain.
  • Rasio apotek dengan jumlah penduduk.
  • Kemudahan jalan akses ke apotek.

4. Membuat Rencana Bisnis

Dalam membangun usaha apotek untuk pemula, Anda harus membuat rencana bisnis yang baik dan matang. Rencana tersebut bisa dibuat dengan memadukan teori pengetahuan bisnis apotek, konsultasi dengan ahli, lokasi apotek dan riset pasar yang cukup.

Baca juga:  Promosi Gratis dan Promosi Berbayar, Mana yang Paling Menguntungkan?

Plan bisnis bukan cuma sekedar panduan pendirian apotek namun juga menjaga supaya keuangan apotek tetap aman. Bisnis harus Anda perhatikan dengan detail mulai dari strategi marketing, analisis kompetitor, rencana manajemen dan operasional serta rencana finansial atau keuangan.

5. Memilih Supplier Obat

Untuk bisa menjual obat di apotek, tentunya Anda membutuhkan supplier obat dengan harga yang murah dan terjangkau sebagai pemasok. Jadi silahkan Anda cari agen, distributor, ataupun supplier obat yang terpercaya dengan harga yang murah dan bersaing namun berkualitas.

Sebaiknya, pilih agen atau pemasok yang lokasinya tidak jauh dari tempat apotek Anda berada. Dengan ini Anda tidak perlu mengeluarkan biaya operasional tambahan atau ongkos ketika membeli obat. Hal ini tentu akan menghemat pengeluaran dan membuat keuntungan semakin meningkat.