contoh iklan produk sabun

5 Contoh Iklan Produk Sabun yang Menarik Konsumen

Sabun memang memilki peluang pasar yang menjanjikan. Pasalnya, sabun merupakan kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-hari. Mungkin dengan contoh iklan produk sabun yang menarik, usahamu bisa bersaing dengan brand besar yang sudah ada.

Meskipun persainganya cukup ketat, akan tetapi sabun memiliki market yang sangat luas. Maka dari itu, untuk bisa bersaing, sebagai pengusaha harus memikirkan sebuah strategi yang lebih inovatif dari pesaingnya.

Seperti yang kita tahu, teknik marketing merupakan kunci paling penting. Pasalnya, sebaik apapun kualitas produk, tidak akan merubah minat konsumen, jika marketingnya buruk. Lalu bagaimana cara membuat iklan produk sabun yang bisa menarik konsumen?

Hal itu tentu tergantung dari masing-masing strategi marketing. Untuk menambah inspirasi, kita akan merangkum beberapa contoh iklan produk sabun yang terbukti sukses dipasaran.

Contoh Iklan Produk Sabun

Pasti kalian sudah pernah melihat iklan sabun di berbagai media online kan? Kamu bisa mengamati iklan untuk diterapkan pada produkmu. Tapi ingat, posisikan diri sebagai konsumen untuk menilai sebuah iklan.

Amati kekuranganya, kreasikan konsep agar lebih bagus dan sesuaikan dengan produk sabun yang akan kamu jual. Untuk menambah inspirasi, berikut ini beberapa contoh iklan produk sabun yang layak menjadi inspirasi:

Baca juga:  Mengenal Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran SMK

1. Iklan Sabun Lux

Apa yang kamu pikirkan ketika melihat iklan sabun LUX? Mewah memang! LUX memang menawarkan wangi yang mewah. Tapi apakah kamu tahu, disitulah letak branding mereka?

Secara tidak langsung mereka menargetkan wanita yang suka dengan kemewahan. Seperti yang kita tahu, itu merupakan salah satu sifat umum dari wanita kan? Wajar saja produk ini mudah diterima dipasaran.

2. Iklan Sabun Dettol

Berbeda dengan Lux, Dettol cenderung menonjolkan efektifitas dalam membunuh kuman. Mereka mencoba mengkampanyekan hidup sehat dengan pilihan sabun yang tepat.

Tanpa disadari sebagian dari konsumen mulai berfikir, apakah wangi saja sudah cukup? Sama seperti sebelumnya, itu merupakan teknik marketing yang bagus, dan membuat konsumen berfikir akan fungsi utama sabun. Dengan begitu, market akan tersaring dengan sendirinya.

3. Iklan Sabun Nuvo

Tidak jauh berbeda dengan dettol, Nuvo juga mengkampanyekan kesehatan dengan menghadirkan sabun anti bakteri. Sebenarnya konsep iklan tergantung dari target konsumenya, dalam kasus ini mereka menargetkan ibu rumah tangga yang notabene peduli akan kesehatan keluarga.

Seperti dalam iklan sabun Nuvo, mereka menampilkan anak-anak sebagai model utama. Hal itu tentu bisa memperkuat klaim kita sebelumnya yang berasumsi nuvo menargetkan ibu rumah tangga.

Baca juga:  Apa yang Dimaksud dengan Pemasaran? Pembahasan Lengkap Pemasaran Produk, Holistik, dan Global

4. Iklan Sabun Biore

Dibandingkan iklan produk yang sebelumnya, biore mencoba mengkombinasikan sumua unsur yang dibutuhkan yaitu menggabungkan unsur anti bakteri dan aroma wangi.

Biore berusaha bersaing dengan menghadirkan sabun yang sehat dan wangi. Tentu ini menjadi inovasi yang sangat bagus, mengingat biore bisa menjawab kebutuhan konsumen.

5. Iklan Sabun GIV

Sekilas sabun GIV tidak jauh berbeda dengan Lux. Keduanya sama-sama menonjolkan aroma wangi. Namun keduanya tetap memiliki perbedaan loh!

Giv lebih cenderung menawarkan aroma wangi yang penuh kesegaran, berbeda dengan Lux yang notabene kemewahan atau wangi yang elegan.

Tips Membuat Iklan Produk Sabun

Dalam membuat konten iklan, memag tidak mudah. Tentu butuh riset yang mendalam dan keahlian khusus untuk menghasilkan iklan yang menarik. Dari beberapa contoh iklan produk sabun diatas, sebenarnya kalian bisa menentukan konsep pembeda diantara mereka.

Kamu bisa menggali lebih dalam terkait kebutuhan konsumen yang belum terpenuhi dari mereka. Untuk memperjelas, berikut tips membuat iklan sabun yang harus kamu terapkan:

1. Riset Konsumen

Untuk membuat konsep marketing yang baik, tentu harus sesuai kebutuhan konsumen. Lakukan riset dari berbagai survey yang melibatkan target pasar. Dari data itulah kamu bisa menentukan konsep serta goal yang relevan terkait produk.

Baca juga:  Contoh Strategi Pemasaran Produk Yang Harus Dicoba

Selain itu, riset juga akan menentukan keakuratan target marketing. Dengan begitu, distribusi iklan juga akan efektif dan bisa meminimalisir anggaran.

2. Olah Kata dan Branding

Seperti yang bisa dilihat, olah kata merupakan tekning yang sangat penting untuk membuat iklan lebih menarik. Gunakan kata yang singkat dan mengandung sebuah ciri khas atau branding.  Akan tetapi tetap mengutamakan bahasa yang umum.

Tanamkan keterikatan konsumen dengan desain atau iklan yang kalian buat. Ini sangat penting untuk mengalihkan perhatian pada pandangan pertama.

3. Buat Slogan

Secara umum slogan akan menambah kesan branding sebuah produk. Jika dilihat dari contoh iklan produk sabun diatas, masing-masing memiliki slogan yang kuat. Slogan sendiri juga bisa diambil dari fungsional atau keunggulan sebuah produk.

Maka dari itu, kamu harus menambahkan slogan agar menambah daya tarik. Meskipun terlihat sederhana, faktanya tidak semua orang bisa membuat slogan loh! Jika kamu salah satunya, hal yang perlu kaian lakukan yaitu amati kompetitor dan dalami keunggulan produk yang kamu tawarkan.

Dengan begitu, cepat atau lambat kamu pasti menemukan benang merah yang bisa dijadikan slogan. Tapi jika kamu tidak yakin, lebih baik serahkan pada ahlinya untuk mendapatkan hasil yang maksimal.