cara membaca candlestick agar profit

4 Cara Membaca Candlestick Agar Profit yang Tepat

Bagi Anda yang terjun di dunia trading tentu sudah tidak asing dengan yang namanya candlestick. Pengetahuan tentang candlestick ini sangat penting supaya bisa mendapatkan profit ketika trading. Banyak yang belum tahu cara membaca candlestick agar profit, banyak orang yang asal-asalan dalam trading.

Candlestick sendiri ada banyak sekali polanya, mulai dari single pattern sapai dengan triple pattern. Semua pola tersebut juga memiliki pola lain seperti evening star, morning star, engulfing pattern, three black crows, dan masih banyak lagi.

Cara Membaca Candlestick Agar Profit

Cara Membaca Candlestick Agar Profit

Nah, pada artikel kali ini kami akan membagikan beberapa tips cara membaca candlestick agar profit. Perhatikan beberapa tips berikut ini sebelum terjun sebagai trader:

Baca juga:  5 Tips Menulis Slogan dan Deskripsi Toko Online

1. Ukuran Badan Candlestick

Pada sebuah grafik atau chart candlestick biasanya kita bisa melihat banyak ukuran badan dari candlestick, mulai dari badan panjang, kecil, sampai dengan sedang. Nah, lewat ukuran badan candlestick ini Anda bisa mendapat informasi berupa:

  • Panjang badan menunjukkan kekuatan buyer / seller
  • Semakin panjang badan, semakin kuat momentumnya
  • Semakin kecil badan candlestick, maka momentum sedang melambat

2. Ukuran Panjang Sumbu Candlestick

Tips cara membaca candlestick agar profit yang berikutnya adalah membaca ukuran panjang sumbu pada candlestick. Sumbu candlestick merupakan sebuah tanda adanya penolakan atau perlawanan buyer / seller terhadap tren yang berlangsung.

Sumbu candlestick yang panjang menandakan harga bergerak dengan cepat namun mengalami penolakan karena perlawanan. Apabila posisi selanjutnya bertambah panjang, maka menandakan volatilitas semakin menguat.

Biasanya ketika harga mendekati akhir sebuah tren bisa menjadi pertanda akan terjadinya pembalikan harga (reversal) atau pergerakan harga mendekati level support atau resistance.

Baca juga:  Bearish Engulfing: Pengertian, Ciri-Ciri dan Contohnya

3. Perbandingan Panjang Badan dan Sumbu Candlestick

Lewat badan dan sumbu candlestick Anda bisa melihat gambaran umum bagaimana cara membaca candlestick agar profit. Namun perlu Anda perhatikan mana yang lebih panjang, ukuran atau badan candlesticknya.

Jika pergerakan tren kuat, maka biasanya candlestick berbadan panjang dan sumbu kecil. Namun jika pergerakan tren sedang tidak jelas atau ragu maka cenderung sideway kita bisa melihat candlestick yang bersumbu panjang.

Jadi kesimpulannya, semakin panjang badan dan kecil sumbu dari candlestick, maka pergerakan harga semakin kuat. Namun sebaliknya, jika badan pendek dan sumbu candlestick panjang, maka pergerakan harga mulai melemah.

Misalnya dalam sebuah tren naik muncul candlestick bullish yang berbadan panjang dan sumbunya pendek, ini berarti pergerakan harga naik masih sangat kuat dan kemungkinan besar masih akan tetap naik.

4. Posisi Badan Candlestick

Tips cara membaca candlestick agar profit yang berikutnya adalah memahami posisi badan candle. Umumnya posisi candle ada dua posisi, berikut contohnya:

  • Posisi badan candlestick di ujung. Sumbu panjang pada candlestick ini berarti perlawanan yang kua. Ini menunjukkan akhir dari sebuah tren yang tengah berlangsung dan berpotensi terjadi pembalikan arah atau reversal.
  • Posisi badan candlestick di tengah. Sumbu panjang seperti ini berarti perlawanan antara buyer dan seller sedang seimbang. Kekuatan seimbang antara buyer dan seller ini bisa mengakibatkan keraguan dalam tren pasar. Semakin panjang sumbu dan semakin kecil badan menunjukkan keraguan market yang semakin panjang. Candlestick seperti ini memiliki potensi terjadi trend sideways.
Baca juga:  Cara Membaca Candlestick 1 Menit, Supaya Profit!

Saat memahami cara membaca candlestick, kita juga harus memiliki insting yang didasari tren pasar dan mengetahui spread agar bisa meraih profit saat dikalkulasi.

Kata Kunci: