instrumen investasi

4 Instrumen Investasi Paling Populer di Indonesia

Semakin tahun, jumlah orang yang berinvestasi di Indonesia semakin bertambah. Salah satu penyebabnya adalah karena mudahnya melakukan investasi sekarang ini. Ditambah lagi, ada banyak instrumen investasi yang bisa dipilih masyarakat Indonesia.

Banyaknya jenis investasi di Indonesia memberi lebih banyak pilihan untuk para investor. Namun perlu dipahami bahwa tidak semua jenis investasi cocok untuk semua investor. Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan dalam memilih sebuah investasi.

Instrumen Investasi Populer di Indonesia

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membagikan beberapa rekomendasi instrumen investasi yang populer di Indonesia. Setiap jenis investasi mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing, Anda harus tentukan mana yang paling cocok untuk Anda

1. Deposito

Deposito ini sebenarnya mirip dengan tabungan, resikonya yang rendah membuat investasi jenis ini sering di pilih oleh pemula. Namun jika di bedakan dengan tabungan, deposito ini mempunyai bunga yang lebih tinggi namun mempunyai waktu jatuh tempo.

Baca juga:  4 Investasi Modal Kecil Cocok untuk Pemula

Jadi meskipun mempunyai bunga tinggi, uang yang Anda depositokan tidak bisa di ambil sewaktu-waktu layaknya menabung di bank seperti biasa. Terdapat tenor yang mengikat, jadi sebelum jatuh tempo Anda tidak boleh menyentuh uang tersebut sama sekali. Bunga dari deposito ini sekitar 5-6% setiap tahunnya.

2. Emas

Emas merupakan salah satu instrumen investasi yang populer di Indonesia. Bagi Anda yang lebih tertarik dengan investasi fisik dengan nilai yang lebih jelas, maka emas ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Sama seperti deposito, emas ini mempunyai risiko investasi yang rendah namun nilainya meningkat dengan stabil.

Apabila Anda ingin berinvestasi emas, sebaiknya pilih emas batangan. Beda dengan emas perhiasan, emas batangan ini murni dinilai dari beratnya. Selain membeli emas di toko, Anda juga dapat berinvestasi emas hanya lewat aplikasi. Lewat aplikasi, Anda bisa berinvestasi emas mulai dari Rp10

Baca juga:  Tekanan Candlestick: Analisa, Aturan, dan Cara Pakai

3. Saham

Investasi selanjutnya yang kami rekomendasikan adalah saham. Beda dengan emas dan deposito yang memiliki risiko rendah. Saham ini mempunyai risiko yang tinggi namun juga return yang tinggi pula. Saham ini merupakan bukti kepemilikan sebuah perusahaan. Jadi ketika Anda membeli sebuah saham, maka Anda termasuk pemilik dari sebagian perusahaan tersebut.

Return investasi saham ini biasanya berasal dari dividen serta pertumbuhan nilai saham perusahaan itu sendiri. Dividen diambil dari return yang diperoleh sebuah perusahaan. Namun perlu Anda ketahui bahwa tidak semua perusahaan membagikan dividen ke para investornya.

Dibutuhkan pemahaman dan analisa yang baik sebelum memutuskan untuk membeli saham dari sebuah perusahaan. Saham ini kurang cocok untuk pemula yang baru terjun ke dunia investasi.

Baca juga:  4 Cara Membaca Candlestick Agar Profit yang Tepat

4. Reksadana

Instrumen investasi berikutnya yang sangat populer di Indonesia adalah Reksadana. Reksadana merupakan instrumen investasi di mana dana dari beberapa investor di kumpulkan dan di investasikan ke instrumen-instrumen investasi yang ada di pasar modal.

Reksadana bisa dibagi menjadi beberapa jenis, setiap jenis mempunyai potensi dan risiko yang berbeda-beda. Instrumen satu ini sangat cocok untuk pemula yang masih mengalami modal sedikit. Sekarang sudah ada banyak aplikasi yang bisa Anda pakai untuk membeli reksadana.

Jika Anda ingin membeli reksadana, pastikan memahami profil risiko Anda terlebih dahulu. Anda bisa memilih produk reksadana sesuai profil risiko, kebutuhan, preferensi dan pasar yang Anda inginkan.

Nah itulah tadi beberapa rekomendasi instrumen investasi yang populer di Indonesia. Bagi Anda yang baru mulai berinvestasi, sebaiknya coba reksadana terlebih dahulu karena dana Anda akan di kelola oleh Manajer Investasi yang sudah profesional.