7 Langkah Bisnis Rongsokan Online, Cuan Besar

Dariberita – Beberapa bulan terakhir ini, istilah bisnis rongsokan online semakin tenar. Namun, belum banyak orang yang mengetahuinya, karena usaha satu ini memang terbilang masih baru.

Dulu, rongsok dipandang sebelah mata, karena dianggap profesi yang bau dan kotor. Siapa sangka, bila usaha tersebut ternyata kini menjanjikan keuntungan yang cukup besar. 

7 Langkah Memulai Bisnis Rongsokan Online

Memang belum banyak orang yang percaya, bila di balik kotornya barang rongsokan ada orang hidup berkelimpahan. Lantas, bagaimana cara memulai bisnis baru yang satu ini?

1. Mengenali Mata Rantai

Sebelum memulai bisnis rongsokan online, penting untuk mempelajari mata rantainya terlebih dahulu. Ada 3 posisi yang termasuk dalam mata rantai bisnis rongsokan, yakni:

Baca juga:  4 Langkah Cara Banjir Orderan di Marketplace Facebook

– Pembeli

Pembeli pada bisnis rongsokan dibedakan menjadi dua jenis. Pertama, pembeli perorangan yang membeli barang secara satuan atau eceran, seperti buku bekas, sepatu bekas, sparepart, dan lain-lain.

Kedua, pembeli skala industri atau perusahaan yang membeli barang dalam skala besar. Misalnya, besi bekas, plastik pet, maupun kertas bekas yang bisa didaur ulang.

– Pemulung

Entah setuju atau tidak, pemulung merupakan sebuah profesi. Tidak sedikit orang yang merendahkan profesi ini, padahal mereka satu pihak yang mempunyai andil penting. 

– Pengepul

Pengepul merupakan jembatan atau jalur penghubung antara pemulung dengan pembeli. Adapun tugas pengepul ialah menyortir serta mengklasifikasikan barang.

2. Fokus pada Satu Peran

Fokus pada Satu Peran

Agar lebih cepat meraih sukses, fokus pada satu mata rantai saja, yakni pengepul. Di samping itu, jangan lupa untuk membangun relasi dengan para pemulung, pembeli, dan pengepul lainnya. 

3. Siapkan Lahan Penampungan

Modal untuk bisnis rongsok tidak hanya berupa uang dan komunikasi, tetapi juga lahan penampungan. Untuk pemilihan tempatnya, carilah yang strategis dimana kendaraan bisa menjangkau lebih mudah.

Baca juga:  4 Cara Menghitung HPP Makanan + Studi Kasus!

Ingin mempelajari secara lebih mendalam? Silakan baca artikel Belajar Usaha Rongsokan Tanpa Modal untuk memberi gambaran secara lebih gamblang. Dengan begitu, tahu mana modal yang memang harus didahulukan. 

4. Mengenali Jenis dan Harga Rongsokan

Untuk bisa terjun dalam bisnis ini, penting mengetahui barang-barang yang bisa didaur ulang. Di Indonesia, ada beberapa jenis barang rongsokan yang cukup populer, seperti besi, kaca, botol plastik, kertas, baja, dan lain-lain.

5. Memilih Mitra Bisnis Rongsokan Online

Meski bukan usaha besar, tetapi pemilihan mitra bisnis tetap harus dilakukan secara cermat. Mitra yang tepat, maka mampu memberikan kontribusi besar. Ada dua jenis mitra bisnis, yakni:

– Karyawan

Karyawan ialah semua pihak yang terlibat dalam bisnis rongsokan. Pilih yang benar-benar sudah berpengalaman di bidangnya. Pastikan untuk praktik Cara Komunikasi Efektif dalam Tim Kerja, agar terbangun kekompakan. 

– Koneksi

Keberadaan koneksi dalam dunia bisnis merupakan hal yang sangat mendasar. Sebagai pemula, mulailah untuk mendekati para senior yang sudah banyak pengalaman tentang rongsok. 

Baca juga:  Simak Langkah Memulai Usaha Online Tanpa Modal

Tidak hanya untuk memperdalam ilmu, tetapi juga mencari celah pasar. Tidak dipungkiri, bila pasar barang rongsokan tidaklah seluas seperti market barang-barang biasa. 

6. Tingkatkan Kreativitas

Bisnis Rongsokan Online

Bila memang ingin memperbesar omset, mulailah untuk mengembangkan kreativitas sendiri. Cobalah untuk mengutak-atik barang bekas, agar mempunyai nilai seni yang tinggi. 

Tidak ada salahnya juga untuk menginvestasikan sebagian modal untuk membeli peralatan atau mesin pengolah. Dengan teknologi terbarukan tersebut, maka proses daur ulang bisa berjalan lancar.

7. Pasarkan secara Luas

Pasarkan Secara Luas

Namanya bisnis online, maka pengusaha harus mempelajari teknik pemasaran secara digital. Manfaatkan berbagai media sosial untuk memperkenalkan dan memasarkan barang rongsok secara lebih luas.

Bukan hanya memilih platform saja, tetapi juga membekali diri dengan teknik penyajian konten yang unik dan berbeda. Pelajari strategi pemasaran yang menarik, agar lebih mengena di hati pembeli. 

Bagaimana, sudah ada gambaran untuk memulai bisnis rongsokan online? Jangan lupa untuk mempertimbangkan kekurangan atau risiko yang mungkin ditimbulkan dari bisnis ini. Semoga bermanfaat dan selamat berjuang.