iklan komersial adalah

Arti Iklan Komersial Adalah? Berikut Contohnya

Dalam sebuah teknik marketing tentunya memiliki banyak jenis metode. Seperti yang kita ketahui, iklan komersial adalah iklan yang diterbitkan untuk memasarkan suatu produk sacara masif di berbagai media untuk menarik minat konsumen tanpa batasan target.

Jika kita mengutip kata komersial sendiri artinya suatu yang berhubungan dengan perdagangan. Jadi sudah jelas arti iklan komersial yaitu promosi yang menargetkan penjualan produk, jasa atau bisnis lainya.

Mengingat peranya yang sangat penting dalam pertumbuhan bisnis, maka tidak heran jika kita selalu melihat iklan yang muncul di tv sampai media online. Namun seiring perkembangan jaman kategori iklan komersil bisa saja mengabaikan nilai penjualan itu sendiri.

Pengertian Iklan Komersial

Kita semua tahu kalau iklan komersial adalah suatu pemasaran yang menargetkan konversi atau penjualan produk. Berbeda dengan branding, iklan komersil cenderung mengiklankan produk yang dijual dari pada brand itu sendiri.

Mengingat pola bisnis yang terus berkembang, saat ini metode iklan juga seakan berevolusi. Jika sebelumnya kita hanya melihat iklan hanya di TV atau radio, maka tidak untuk sekarang.

Baca juga:  5 Tips Menulis Slogan dan Deskripsi Toko Online

Pasalnya, perubahan aktivitas sosial yang saat ini di dominasi sosial media membuat metode iklan menyesuaikan pasar. Oleh sebab itu kebanyakan pembisnis menerbitkan iklan komersil melalui platform media online seperti media berita, youtube, sampai aplikasi media sosial contohnya tiktok atau instagram.

Ciri-Ciri Iklan Komersial

Sebelum kita jelaskan lebih detail tentang iklan, perlu diketahui bahwasanya iklan komersial adalah salah satu pelopor adanya jenis iklan yang saat ini ada.

Untuk membantu kalian semua dalam memahami jenis iklan komersil, disini ada beberapa ciri-ciri iklan komersil yang identik, berikut daftarnya:

1. Bersifat Persuasif

Mengingat iklan komersial adalah iklan yang  menargetkan penjualan, maka tentunya iklan harus bersifat persuasif agar bisa menarik minat calon konsumen, hal ini sesuai dengan misi utamanya yaitu meningkatkan penjualan.

Salah satunya dengan menampilkan detail produk yang akan dijual. Jika iklan yang kamu lihat tidak memiliki unsur ini, sudah di pastikan tidak termasuk iklan komersil.

2. Promosi Berbayar

Komersial identik dengan konsumsi publik atau umum, maka dari itu iklan komersial adalah promosi yang dilakukan secara masif memanfaatkan media berbayar.

Pasalnya, jenis iklan ini membutuhkan jangkauan luas. Berbeda jika di publikasikan hanya di media sendiri misalnya akun sosial resmi, maka belum bisa dikatakan sebagai iklan komersil. Maka dari itu ciri-ciri iklan komersil yaitu menggunakan promosi berbayar.

Baca juga:  Gaji Agen BRILink dan Berbagai Keuntungannya

3. Menggunakan Komunikasi Umum

Umumnya iklan komersial adalah promosi yang menargetkan konsumen dengan jangkauan luas, hal ini tentu akan memakai komunikasi umum. Maka agar masuk kategori iklan komersil, promosi harus menargetkan konsumen secara luas dan tidak menggunakan komunikasi personal.

Namun seiring perkembangan marketing saat ini penyajianya akan sedikit berbeda, hal ini sebatas untuk menyesuaikan perilaku konsumen agar lebih terlihat memikat.

4. Target Konsumen Jelas

Untuk menjamin keberhasilan promosi tentunya iklan akan menargetkan kalangan konsumen yang tepat. Meskipun iklan komersial adalah promosi umum yang luas, namun tetap tersegmentasi.

Sebagai contoh yaitu jika produk terkait dengan urusan dapur, maka iklan akan di promosikan hanya untuk ibu-ibu rumah tangga.

Contoh Iklan Komersial

Agar lebih mengenal apa itu iklan komersil, berikut ini beberapa contoh iklan komersial yang umum kita jumpai di berbagai media:

1. Iklan Indomie

Contoh sederhana dari iklan komersial adalah iklan mie instant. Sebut saja Indomie, mereka menayangkan iklan dimana saja seakan tanpa batasan target.

Hal ini tentu masuk dalam kategori iklan komersil yang memang merupakan konsumsi publik mengingat target indomie sangat luas. Menampilkan visual yang menggugah selera dengan polesan tagline “Dari sabang sampai merauke” dan teks slogan “Indomie seleraku” tentu sudah sangat jelas.

Baca juga:  Bedanya Reksadana dan Saham, Investor Wajib Tahu

2. Iklan Yakult

Bagaimana dengan Yakult? Sekilas produk ini menargetkan bagi orang yang peduli akan kesehatan usus. Tapi apakah setiap orang tidak menginginkan kesehatan?

Maka ini sudah masuk dalam kategori komersi. Dengan tagline menarik seperti “Cintai Ususmu” tentu akan sangat menarik bagi orang yang sebelumnya kurang peduli akan kesehatan usus.

Promosi ini akan bertindak sebagai pengingat sekaligus mengajak kebiasaan baru dengan ajakan meminum yakult setiap hari. Jika kamu merupakan orang yang sibuk bekerja, kita yakin 80% akan tertarik dengan iklan ini.

Intinya, iklan yang diterbitkan secara masif menggunakan media berbayar dan memenuhi unsur ciri-ciri diatas sudah masuk dalam kategori iklan komersil.

Jenis Iklan Komersial

Setelah kita tahu iklan komersial adalah bentuk promosi yang menargetkan penjualan secara luas, maka kita juga harus mengenali beberapa jenisnya. Jenis iklan komersial sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu:

  • Komersial Strategi
  • Komersial Taktis

Sedikit penjelasan, komersial strategis adalah metode promosi yang mengkombinasikan dengan branding. Tidak hanya fokus dengan penjualan produk, iklan ini cenderung memperkenalkan juga brand mereka.

Sedangkan komersial taktis lebih cenderung fokus ke penjualan dengan memberikan penawaran menarik dalam waktu terbatas. Yang bisa kita lihat dari perilaku saat ini yaitu seperti flashsale atau diskon terbatas.