candlestick pin bar

Pengertian Candlestick Pin Bar dan Jenis-Jenisnya

Candlestick Pin Bar merupakan salah satu jenis candle yang bisa dijadikan sebagai acuan untuk mendapat profit dalam trading. Selain itu, ini juga menjadi salah satu indikator penting dalam menganalisis arah pasar kedepannya.

Banyak trader yang belum paham bagaimana cara memanfaatkan pola candlestick untuk mendapatkan profit yang maksimal. Ada banyak pola candle yang bisa Anda pakai untuk melakukan open posisi, salah satunya adalah candle Pin Bar ini.

Pengertian Candlestick Pin Bar

Pinocchio Bar atau Pin Bar adalah sebutan untuk candlestick bar yang mempunyai bodi panjang. Candlestick pin bar ini mempunyai ekor dengan sumbu yang panjangnya lebih dari body candle. Anda bisa menemukan candlestick ini pada chart trading harian di timeframe manapun.

Baca juga:  Settingan Indikator Stochastic yang Akurat, Simak Ini!

Pin Bar  mempunyai pola pembalikan atau reversal yang berarti menolak level harga. Hal ini bisa dilihat dari bentuk sumbu pin bar yang sangat panjang melebihi bodi itu sendiri. Ini berarti harga dianggap bergerak ke arah yang berlawanan. Candle Pin bar ini memiliki keakuratan yang cukup tinggi jadi Anda bisa memakainya untuk open posisi atau entry.

Jenis Candlestick Pin Bar Sering Muncul

Jenis candlestick pin bar ada banyak, namun ada tiga jenis yang paling sering muncul di chart market. Berikut jenis-jenis pin bar yang sering muncul:

1. Standard Pin Bar

Jenis candle pin bar terakhir yang sering muncul adalah pin bar with no real body. Ciri dari bullish pin bar jenis ini adalah tidak adanya sumbu tambahan di candle aslinya. Begitu juga untuk bearish, momentum bearish ini kuat dan ditandai dengan tidak adanya sumbu tambahan di candle aslinya.

2. Pin Bar with nose

Jenis candle pin bar terakhir yang sering muncul adalah pin bar with no real body. Ciri dari bullish pin bar ini adalah adanya hidung atau nose di ujung barnya. Begitu juga untuk bearish, momentum bearish ini kuat dengan ditandai adanya nose di ujung bar nya.

Baca juga:  Bedanya Reksadana dan Saham, Investor Wajib Tahu

3. Pin Bar with no real body

Jenis candlestick pin bar terakhir yang sering muncul adalah pin bar with no real body. Untuk bullish pin bar jenis ini merupakan momentum bullish yang lemah dan ditandai dengan tidak adanya body sama sekali di bar. Begitu juga untuk bearish, momentum bearish ini lemah dengan ditandai tidak adanya body sama sekali.

Cara Trading dengan Candlestick Pin Bar

Setelah memahami pengertian dan jenis-jenis candle pin bar, selanjutnya Anda juga harus tahu bagaimana cara trading menggunakan pola pin bar ini. Berikut beberapa cara trading memakai pola pin bar.

1. Market entry

Cara pertama adalah dengan masuk di harga pasar. Anda bisa melakukan entry buy ketika bullish reversal pin bar sedang terjadi dan bisa melakukan entry sell saat terbentuk formasi yang sebaliknya yaitu bearish reversal pin bar.

Baca juga:  5 Jenis Candlestick Doji Beserta Penjelasannya Lengkap

2. Stop entry

Cara yang berikutnya adalah dengan melakukan pending order buy stop saat terjadi bullish reversal pin  bar dan sell stop ketika terjadi bearish reversal pin bar. Namun nilai atau harga dari pending order buy harus lebih tinggi dari harga di pasar. Dan sebaliknya juga untuk pending order sell stop harus lebih rendah.

3. Limit entry

Cara yang terakhir adalah dengan melakukan limit entry. Anda bisa melakukan pending order buy limit entry ketika adanya bullish reversal pin bar dan sell limit ketika terjadi bearish pin bar. Pastikan nilai pending order sell limit lebih tinggi dari harga pasar.

Nah itulah tadi penjelasan tentang candlestick pin bar beserta jenis-jenis dan cara menggunakannya. Anda bisa memakai pola candle ini untuk melakukan entry di waktu yang tepat supaya mendapat profit.