rincian modal usaha telur ayam

Rincian Modal Usaha Telur Ayam dan Tips Suksesnya

Telur merupakan produk hewani dengan tingkat konsumsi tinggi. Mulai dari sekadar digoreng, mengolahnya menjadi masakan berbumbu, hingga sebagai bahan pembuatan kue. Ini artinya, berjualan telur merupakan bisnis yang potensial. Namun, sebelum memulainya, tentu perlu tahu rincian modal usaha telur ayam, agar bisa mempersiapkan dananya.

Rincian Modal Usaha Telur Ayam Sederhana

Telur ayam dalam egg tray

Sebelum menentukan rincian modalnya, tentu perlu tahu apakah akan menjualnya sebagai pengecer atau agen. Sebagai pengecer, tentu modalnya tidak terlalu besar, karena bisa dilakukan dari rumah saja. cukup dengan membeli 10 egg tray berisi 30 butir telur. Harga per egg tray di setiap daerah bisa bervariasi, antara Rp. 35.000 – Rp 60.000, tergantung ukurannya. 

Jadi, contoh perhitungan modalnya adalah:

pembelian telur 10 egg tray @40.000 (telur ukuran besar) = Rp 400.000

Kemasan penjualan = Rp 10.000

Biaya lain-lain (contoh, transportasi) = Rp 20.000

Total = Rp 430.000

Jika ingin profit margin 25%, maka hitungannya adalah:

Rp 430.000 x 25% = Rp 170.000

tambahkan dengan modal, hitungannya menjadi:

Rp. 430.000 + RP 170.000 = Rp. 600.000

dalam 1 egg tray ada 30 butir telur, sehingga harga jual per butirnya adalah Rp. 2000. Dengan demikian, ada keuntungan sekitar Rp 500 per butir telur. Adapun keuntungan total adalah Rp 150.000 per 10 egg tray.

potensi keuntungan tersebut bisa meningkat jika membeli telur ke agen besar, atau langsung kepada peternak. Namun, rincian modal usaha telur ayam sederhana ini juga sudah menunjukkan potensi usaha tersebut, asalkan mampu minimal menjual 10 egg tray per hari.

Ada juga peternak yang sudah maju dan menawarkan bisnis keagenan telur ini. Dengan modal nominal tertentu, mereka akan memberikan pasokan telur per satu minggu. Perhitungan keuntungannya lumayan, yaitu sekitar 3 – 5 juta per bulan.

Baca juga:  Jualan Untuk Anak SD: Receh, Tetapi Cuan

Tips Sukses dengan Rincian Modal Usaha Telur Ayam

Untuk meraih keuntungan yang cukup besar itu, tentu  perlu meraih angka penjualan sesuai target. Namun, hal tersebut akan sulit jika hanya menjual secara eceran saja. perlu trik khusus untuk meraih penjualan dalam jumlah besar. Berikut ini tips dan rincian modal usaha telur ayam.

1.  Menjual pada Pengusaha Kue

Jika ingin cepat untung dalam jumlah besar, tentu menjual eceran bukan satu pilihan tepat. Jadi, cobalah menjual kepada pengusaha katering dan produsen kue. berikut rinciannya.

Jika satu usaha kue memerlukan 2 egg tray per hari, maka rincian modal usaha telur ayam adalah:

harga jual 2 x Rp 60.000 = Rp 120.000

harga beli 2 x Rp 40.000 = Rp 80.000

Keuntungan = Rp 40.000

Apabila dalam sehari melayani pembelian untuk 10 pengusaha kue dan katering, maka keuntungan harian adalah Rp 400.000. Adapun keuntungan per bulan mencapai Rp 12.000.000. Cukup besar, bukan?

Baca juga:  Modal Usaha Counter Hp, Potensinya Bikin Ngiler

2. Berikan Pilihan Telur Berbagai Ukuran 

Tips Selanjutnya ini, tentu membuat bisnis tersebut memiliki banyak pelanggan. Konsumen jadi mempunyai pilihan harga telur ayam dalam egg tray yang akan mereka beli. Dengan demikian, bisa menyesuaikan kebutuhan dan daya belinya.

3. Sediakan Telur Organik Berkualitas

Ada lagi target pasar yang cukup menjanjikan, yaitu orang-orang dengan kepedulian tinggi terhadap kesehatan. Banyak yang memiliki anggapan bahwa telur ayam organik memiliki nilai gizi lebih tinggi dan sehat. Penjualan telur organik ini bisa dengan menghubungi pengusaha makanan diet. Bisa juga menawari praktisi diet tinggi protein, contohnya pelaku DEBM.

4. Tawarkan Layanan Antar

Selanjutnya, tips ini untuk menyiasati pembeli eceran. Pembeli yang memilih layanan antar, tentu tidak akan membeli hanya satu atau dua butir saja. minimal mereka akan membeli satu mika egg tray berisi 10 butir telur. Sesuai rincian modal usaha telur ayam, pembelian lebih banyak akan semakin menguntungkan. Tips terakhir adalah memulainya sekarang.