konsep-rezeki

Kenali Pentingnya Memahami Konsep Rezeki Sebelum Berbisnis

Banyak orang salah memahami konsep rezeki dalam menjalankan bisnis. Kebanyakan, orang hanya melihat bahwa memberikan diskon adalah cara terbaik mendapatkan keuntungan. Padahal, yang dimaksud rezeki dalam bisnis tidak demikian.

Jika diibaratkan, rezeki itu adalah ibarat hujan yang turun dari langit. Bentuknya terlihat jelas dan dapat dijemput kapan saja. Namun, tidak semua orang memiliki wadah yang sama untuk menampungnya.

Ada orang yang memiliki wadah besar, tapi ada juga orang dengan wadah kecil. Wadah untuk menampung rezeki tersebut dipengaruhi oleh banyak hal. Oleh sebab itu, Anda harus mengerti konsep dasarnya.

Beberapa Hal Tentang Pentingnya Memahami Konsep Rezeki

Banyak hal yang dapat mempengaruhi rezeki orang ketika berbisnis. Ada yang langsung mendapatkan untung besar, sebagian lagi tidak. Beberapa hal ini merupakan faktor penentu datangnya rezeki untuk bisnis Anda.

Arah dan Sifat Pikiran

Perlu diperhatikan bahwa isi pikiran sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya kesuksesan. Misalnya, apa yang Anda pikirkan dalam memutuskan pilihan sangat penting. Apakah mengambil keputusan saat pikiran jernih atau keruh.

Baca juga:  Ide Jualan Anak Sekolahan: Jadi Pebisnis Sejak Muda

Ketika Anda memutuskan sebuah keputusan bisnis dengan pikiran jernih, hampir pasti keputusan tersebut memberikan dampak positif. Namun, apa yang akan terjadi jika pikiran keruh dan memaksa mengambil keputusan?

Dari arah berpikir saja Anda dapat membedakan mana yang harus dilakukan. Setidaknya, dengan selalu memiliki sifat pikiran jernih, wadah rezeki Anda akan jauh lebih besar.

Perbuatan atau Kebiasaan

Apa yang sering Anda lakukan akan berdampak bagi diri sendiri. “Apa yang kamu tabur, itu yang kamu tuai”, begitu kata pepatah. Artinya, setiap perbuatan baik atau buruk akan kembali lagi.

Hampir semua pengusaha sukses selalu memberikan saran untuk tetap melakukan perbuatan baik kepada orang lain. Doakan hal baik ketika bertemu orang baru. Lariskan juga dagangan mereka ketika seperti pembeli.

Di lain waktu, pasti ada hal yang membuat bisnis Anda mencapai kesuksesan. Ini merupakan berkah dari perbuatan baik yang pernah dulu Anda lakukan. Jadi, sudah saatnya membuat kebiasan baik.

Baca juga:  Macam-macam Ide Kerajinan dari Limbah Kertas

Watak

Jangan selalu berpaku pada nasib yang Anda alami. Sukses tidaknya sebuah bisnis tidak ada hubungannya dengan nasib. Justru, nasib dapat diubah sesuai keinginan ketika Anda memiliki watak positif.

Misalnya, ketika bisnis sedang mengalami kerugian. Jangan langsung mengatakan itu adalah masih dan hanya menerimanya saja. Namun, apa yang harus dilakukan adalah mengevaluasi terhadap sistem bisnis tersebut.

Perlu diperhatikan, memahami konsep rezeki dalam bisnis tergantung dari apa yang ada dalam pikiran dan watak seseorang. Nasib tidak sama dengan takdir. Jadi, jangan selalu menyalahkan nasib ketika sedang rugi.

Orientasi

Setiap orang pasti memiliki tujuan ketika membuka sebuah bisnis. Namun, tidak semua orang dapat melihat jauh ke masa depan. Justru, kebanyakan orang melihat segala hal dari masa lalu.

Memang, tidak ada salahnya melihat ke masa lalu sejenak. Lihat apakah ada yang salah dengan cara berbisnis. Jika ada, cobalah untuk mengevaluasi dan jadikan pembelajaran sehingga rezeki datang layaknya hujan.

Namun, memandang jauh ke masa depan adalah hal penting bagi setiap orang. Coba lihat bagaimana persaingan bisnis di masa depan. Apakah bisnis Anda masih mampu bertahan atau tidak?

Baca juga:  Tidak Punya Modal? Ini Cara Menjadi Reseller Tanpa Modal

Sifat dan Karakter

Setiap orang pasti memiliki sifat masing-masing. Ada orang dengan sifat pikiran sempit, tapi ada juga banyak orang berpikiran luas. Ada orang hanya dapat melihat secara dangkal, tapi sebagian secara mendalam.

Hal paling penting dalam menjalankan sebuah bisnis untuk menarik rezeki datang adalah karakter. Antara pesimistik dan optimistik, Anda harus mampu memilih mana yang paling baik.

Jangan Fokus Pada Harga

Jangan pernah melihat rezeki lancar datang dari harga. Konsumen datang bukan hanya karena bisnis Anda menawarkan produk murah. Konsumen pergi juga bukan karena produk terlalu mahal.

Memahami konsep rezeki yang sebenarnya ada pada bagaimana menjalankan bisnis itu sendiri. Perbesar wadah rezeki dengan cara selalu berpikiran positif. Kegagalan memang selalu ada, tapi apakah ini akan menghentikan bisnis Anda?

Pada akhirnya, rezeki hanya datang kepada mereka yang mau memperbesar wadah rezekinya. Karakter dan bagaimana menjalankan bisnis adalah kunci. Dengan memahami konsep rezeki ini dapat membantu Anda memaksimalkan potensi diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *