Apa Itu Bid dan Ask dalam Saham? Baca Sebelum Berinvestasi

Apa Itu Bid dan Ask dalam Saham

Dariberita – Jika seseorang ingin melakukan investasi saham, maka ketahui terlebih dahulu berbagai istilahnya. Misalnya apa itu bid dan ask dalam saham. Istilah tersebut salah satu bagian terpenting dalam proses transaksi.

Dengan demikian, nantinya tidak akan kebingungan pada saat melakukan transaksi. Apalagi transaksi saham tentu prosesnya akan sedikit berbeda dengan jual beli pada umumnya.

Apa Itu Bid dan Ask dalam Saham?

Investasi saham berbeda dengan reksadana, pengelolahannya investor sendiri yang melakukannya. Salah satu istilah di dalamnya yaitu Bid dan ask atau offer. Fungsinya seperti halnya tawar menawar dalam transaksi jual beli.

Pengertian Bid

Apa itu bid, Pengertian Bid

Lalu, apa itu bid dan ask dalam saham? Pengertian dari bid itu sendiri adalah harga tertentu yang pembeli ajukan pada saat ingin membeli saham. Jadi, bisa menawar dengan harga yang lebih tinggi atau rendah.

Baca juga:  Bedanya Reksadana dan Saham, Investor Wajib Tahu

Calon pembeli tinggal memasukkan harga tersebut ke dalam kolom bid. Kemudian, jika nantinya terdapat saham dengan harga sesuai keinginannya, maka akan ada notifikasi.

Namun, jika ternyata tidak ada maka pembeli harus mengantri untuk mendapatkannya. Jika menarifkan harga yang terlalu rendah pada saat harga saham naik, tentu akan lebih sulit memperolehnya.

Jadi, pembeli juga harus memahami harga pasaran saat itu. Sebab, penjual saham pastinya tidak akan mau menjual dengan harga rendah saat di pasaran naik. Kecuali memang dalam kondisi darurat, tetapi hal itu sulit terjadi.

Beberapa aplikasi saham ada yang menambahkan fitur bid vol di samping kolom bid. Fungsinya nominal yang bisa pembeli masukkan pada harga tertentu. Hal ini lebih efektif, karena ada batasan yang disesuaikan dengan harga pasaran.

Pengertian Ask atau Offer pada Pembahasan Apa Itu Bid dan Ask dalam Saham

Pengertian Ask dalam saham

Ask atau offer termasuk lawan kata dari bid. Dengan kata lain, istilah ini fungsinya berguna bagi penjual. Jadi, penjual bisa mengajukan harga tertentu ketika akan menjual sahamnya.

Baca juga:  Definisi Asuransi Jiwa Regular Link, Dapatkan Manfaat Proteksi Dan Investasi

Fasilitasnya sama yaitu bisa mengajukan nominal yang lebih tinggi atau rendah dari harga saham di pasaran. Namun, penjual tentunya akan lebih memilih untuk menaikkan harganya.

Jika hendak menjual saham, sebaiknya lihat harga saham di pasaran terlebih dahulu. Apakah sedang naik atau turun. Jika harganya tidak sebanding pada saat membelinya, tentunya akan mengalami kerugian.

Selain itu, jika harga pasaran sedang turun dan penjual menaikkan harganya begitu besar. Hal itu bisa dipastikan akan sulit mendapatkan orang yang ingin membeli saham tersebut.

Keterkaitan Spread pada Harga Bid dan Ask

Spread ini berkaitan dengan bid ask dengan fraksi harga. Setelah mengetahui penjelasan mengenai bid dan ask, maka investor juga perlu memahami hal ini. Biasanya dikenal dengan istilah spread bid dan ask.

Fraksi harga adalah batasan kelipatan harga yang BEI tetapkan dalam mata uang rupiah. Sedangkan, spread pada bid dan ask merupakan jarak antara harga bid dengan ask.

Baca juga:  3 Cara Bayar Shopee Paylater: ATM, DANA, Indomaret

Hal itu bertujuan agar kedua belah pihak sama-sama mendapatkan keuntungan. Namun, terkadang spread ini naik turun dan tidak sesuai dengan fraksi harga. Pada umumnya, faktor penyebabnya seperti pada penjelasan berikut.

Bukan Jenis Saham Liquid

Saham yang liquid adalah yang aktif diperjual belikan. Dalam artian, saham tersebut selalu memiliki antrian order pada fraksi harga. Biasanya, kebanyakan investor akan menghindari saham yang bukan liquid.

Alasannya sudah pasti. Selain susah untuk melakukan transaksi dengan saham tersebut, data keuangannya juga kurang stabil. Tentunya setiap orang menginginkan keuntungan yang menjanjikan.

Awal Pembukaan Pasar

Pada saat awal pembukaan pasar, biasanya spread bid dan ask cukup besar. Hal itu karena tidak banyak yang melakukan antrian, sehingga menurunkan ketertarikan calon pembeli lain.

Demikianlah pembahasan mengenai apa itu bid dan ask dalam saham. Istilah ini hanya salah satu bagian dalam pasar saham. Tentunya masih banyak istilah lainnya yang perlu investor pahami, seperti net buy dan sell, serta lainnya.